ASSESMENT SURVEILLANCE PELAKSANAAN AKREDITASI PENJAMINAN MUTU TERHADAP PENGADILAN TINGGI AGAMA NUSA TENGGARA TIMUR

gambar/ASSESMENT 1.jpeg

05 Oktober 2020

Senin, 5 Oktober 2020 sekitar pukul 13.00 WITA Tim Assesment Surveillance Pelaksanaan Penjaminan Mutu terhadap Pengadilan Tinggi Agama Tenggara Timur dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI tiba di Kantor Pengadilan Tinggi Agama Nusa Tenggara Timur, dengan Lead Assesor Sutarno, S.IP., M.M (Kepala Subdit Bimbingan dan Monitoring) dan Pendamping Lead Assesor Lilik Subagyo, S.Kom., M.H (Kasi Seksi Monitoring dan Evaluasi). Pelaksanaan Assesment Surveillance terhadap Pengadilan Tinggi Agama Nusa Tenggara Timur dilaksanakan selama 2 (dua) hari sejak 5 Oktober 2020 sampai dengan 6 Oktober 2020. Selanjutnya Tim Assesment akan melanjutkan Assesment Surveillance terhadap Pengadilan Agama Kefamenanu dan Pengadilan Agama Labuan Bajo.

 

Assesment Surveillance dilakukan dalam rangka memantau dan mengukur konsistensi penerapan Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) secara terus dan berkesinambungan, serta dalam rangka meningkatkan mutu dan layanan kepada para pencari keadilan yang berstandar pada Sistem Manejemen Mutu. Assesment Surveillance dilakukan dengan menggunakan metode observasi atau wawancara dan telusur dokumen.

 

Evaluasi Implementasi Akreditasi Penjaminan Mutu dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2020 pukul 14.30 WITA bertempat di Aula Pengadilan Tinggi Agama NTT. Dalam menyampaikan hasil evaluasi implementasi APM, tim assesment juga mengingatkan bahwa 5R dan 3S adalah hak milik semua aparat peradilan, bukan hanya milik petugas PTSP karena dapat mempengaruhi nilai pelayanan publik. Tim Assesment mengucapkan terima kasih kepada seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Agama Nusa Tenggara Timur yang telah bekerja keras dalam mengimplementasikan APM dan berkenan menyepakati bahwa APM adalah kebutuhan.

 

Pada akhir evaluasi implementasi, Lead Assesor menyerahkan kontrak kerja permintaan perbaikan hasil observasi implementasi yang telah disepakati untuk diselesaikan dalam kurun waktu 1 (satu) bulan.

 

 

 



Berita Terbaru Lainnya :